
Gelombang protes seller kembali memanas setelah Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop menaikkan biaya layanan pada 2026.
Banyak UMKM mengeluhkan margin keuntungan yang semakin tipis. Selain biaya admin, seller juga harus menanggung biaya iklan, affiliate, promo, hingga subsidi gratis ongkir. Di beberapa kategori seperti fashion murah dan FMCG, total potongan platform bahkan bisa mencapai 15%–30% dari harga produk.
Marketplace Mulai Tinggalkan Strategi “Bakar Uang”
Menurut idEA, kenaikan biaya ini merupakan bagian dari fase normalisasi bisnis e-commerce. Setelah bertahun-tahun menjalankan strategi “bakar uang” demi mengejar pertumbuhan pengguna, marketplace kini mulai fokus pada profitabilitas dan keberlanjutan bisnis.
Perubahan ini terjadi karena biaya operasional platform terus meningkat, mulai dari server, pembayaran digital, customer service, hingga subsidi logistik. Sementara itu, investor global kini tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menuntut keuntungan yang sehat.
Seller Mulai Beralih ke Strategi Hybrid
Fenomena ini membuat banyak seller mulai mengubah strategi. Sejak 2024, tren bisnis hybrid mulai meningkat. Penjual tidak lagi hanya bergantung pada marketplace, tetapi mulai menggabungkan:
- Marketplace,
- Live shopping,
- Social commerce,
- Website sendiri,
- WhatsApp marketing,
- Toko offline.
Live shopping bahkan mulai dianggap lebih menguntungkan karena biaya platform lebih rendah dan interaksi dengan pembeli lebih personal.
Di tengah kenaikan biaya marketplace, efisiensi operasional kini menjadi faktor penting untuk menjaga profit. Banyak bisnis online mulai fokus mengurangi biaya gudang, packing, retur, dan pengiriman.
FASPOINT Fulfillment hadir membantu seller mengelola penyimpanan barang, picking, packing, hingga pengiriman dalam satu sistem terintegrasi sehingga operasional menjadi lebih efisien.
Kondisi ini menunjukkan bahwa industri e-commerce Indonesia sedang memasuki babak baru. Jika dulu perang marketplace dipenuhi subsidi dan promo besar-besaran, kini persaingan bergeser ke efisiensi, profit, dan keberlanjutan bisnis.